Beranda > Kisah (Story) > Ketika hati merasa bahagia, ketika sedih, dan ketika marah ?

Ketika hati merasa bahagia, ketika sedih, dan ketika marah ?


for everyone

Mengapa wanita begitu mudah menangis ?

Sampai saat ini-pun aku belum tahu jawabnya, jawaban secara konkrit dan jelas memang tidak terdapat dalam kamus manapun. Ketika kutanyakan pada beberapa teman, bermacam-macam jawaban yang mereka buat. Ada yang konyol sekali jawabannya, katanya karena punya mata. Ugh ….. bukankah para pria juga punya mata ? Terus ada lagi yang menjawab karena wanita adalah mahluk yang lemah, yeee emang wanita selalu lemah ya ? enak aja !!! Lalu ada satu yang cukup masuk akal, yaitu karena wanita adalah makhluk yang lemah lembut, ketika dia marah maka yg keluar bukanlah kata-kata kasar tetapi air mata. Terus Dia cerita kalo pernah menunggui seorang ibu yang sedang melahirkan, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata betapa perjuangan yang telah dilakukan. Berarti Wanita itu begitu kuat ya ???

Ini bukan membicarakan diriku sebagai seorang Wanita. Ini hanya sebuah pemikiran yang kulakukan secara global dan obyektif. ( Merendahkan diri nehh ….🙂 ) Ketika seorang anak bertanya pada Ibunya, ” kenapa Bunda menangis ? ” maka si Ibu pun hanya menjawab, ” Karena Bunda butuh menangis, dan kau tidak akan pernah mengerti .”

Betapa Alloh Maha Adil dan Maha Mulia yang telah menciptakan seorang Wanita lengkap dengan dua bahu yang siap memikul segala beban kehidupan, segala rasa sakit yang tak pernah dirasakan oleh kaum Pria, Namun diciptakan pula kepadanya kedua lengan yang amat sangat lembut untuk memeluk dan membelai orang-orang yang dikasihi.

Betapa Alloh karuniakan kepada makhluk ini kekuatan bathiniah yang luar biasa, ketika menanggungkan pedihnya melahirkan anak yang tak jarang setelah dibesarkan dengan kasih sayang lalu pergi mengabaikannya. Betapa tegar seorang Wanita ketika mendapat cobaan yang besar yang justru lebih mudah ketika seseorang bertahan dan berjuang dalam peperangan. Ketegarannya bisa dilihat ketika dia tidak merasakan rasa lelah dalam kejenuhan dan tidak berkeluh kesah dalam kekurangan.

Seorang wanita selalu indah dalam kelembutan dan kepekaan hati untuk mencintai orang-orang yang harus dicintai dalam setiap keadaan. Seorang Wanita adalah simbol kekuatan dan kelembutan, Akhirnya Allah karuniakan padanya air mata yang bisa digunakan setiap saat Dia membutuhkan. Dia tidak memerlukan alasan dan penjelasan karena air mata itu adalah miliknya.

Bahkan karena kuat dan tegarnya dia, ketika menangispun lebih banyak tidak ada orang lain yang mengetahuinya. Hanya kepada sang Pencipta, Alloh Swt. Ia curahkan air matanya.

Mata seorang wanita yang selalu digunakan menangis dalam perjuangan hidup dan Agama adalah sumber kecantikannya.

Lalu ketika seorang anak bertanya pada Ibunya, ” Mengapa Bunda menangis ?” maka jawabannya adalah begitu panjang tak teruraikan dengan kata-kata, dan suatu saat sikecil-pun akan mengerti dengan sendirinya atau bahkan tidak pernah mengerti …….

(search : ukhti fillah aisalwa, teiring salam untuk tetesan air mata yang senantiasa mengalir karena atas-Nya dan karena kecintaan pada-Nya semata, wahai sang pemilik jiwa. Karena saat ini galau senantiasa menghiasi dan ada dalam kesah tak berujung, kuatkan mereka ya Robb! Kuatkan mereka hamba-hamba-Mu yang senantiasa menempatkan kecintaan kepada-Mu diatas segala cinta, karena ini adalah sesuatu yang lebih indah. )

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: