Beranda > Inspirasi, Kisah (Story) > “Cinta Seekor Cicak”

“Cinta Seekor Cicak”


Ketika saya sedang membantu rekan kerja saya yang memiliki studio latihan music untuk melakukan renovasi pelebaran ruangan tersebut, tanpa sengaja pada saat kami harus membongkar dinding studio yang memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu berserat kedap suara. Tanpa sengaja saya menemukan seekor cicak terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah surat.

Saya merasa kasihan sekaligus sangat penasaran. Lalu ketika saya mengecek surat itu, ternyata surat tersebut telah ada disitu ± 3 tahun lalu ketika studio ini pertama kali dibangun.

Seketika, sekelumit pertanyaan terlontar dalam fikiran saya, bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama ± 3 tahun? Dalam keadaan gelap selama ± 3 tahun, tanpa bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.

Bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama ± 3 tahun tanpa berpindah dan tempatnya sejak kakinya melekat pada surat itu! Bagaimana dia makan?

Saya lalu menghentikan pekerjaan yang sementara saya lakukan dan memperhatikan cicak itu. Apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di mulutnya.

Subahanallah…..

Saya sangat merasa terharu melihat hal tersebut.

Ternyata ada seekor cicak lain

yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama ± 3 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta, cinta yang indah.

Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan kecil seperti dua ekor cicak itu.

Apa yang dapat dilakukan oleh cinta?

Tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan ……

Cicak itu tidak pernah menyerah

dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama ± 3 tahun.

Bayangkan pula……

Bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggum kan ?

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: